Hidden Canyon Beji Guwang, Sukawati Gianyar Bali memberikan keindahan yang eksotis

Hidden Canyon Beji Guwang berupa lekukan tajam yang terbentuk akibat air sungai yang menggerus bebatuan sekian ratus tahun. Selama itu memahat keindahan sebuah ngarai dengan sungai yang mengalirinya.

Eksotisnya Hidden Canyon Beji Guwang Bali
Hidden Canyon Beji Guwang

Sebuah tempat wisata yang terletak di Beji Guwang, desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Bali. Menyajikan ngarai terjal yang eksotis, tersembunyi dialiran sungai Guwang, menantang untuk dijelajahi dan dinikmati.

Ombak Water Blow Nusa Dua Bali menghempas diantara tebing karang tajam

Water Blow Nusa Dua menyajikan keindahan hempasan ombak yang menghantam tebing karang. Dimana hembusan Angin yang keras dari arah laut, membawa gelombang ombak yang menghantam tebing karang seperti ledakan air.

Ombak Water Blow Nusa Dua Bali
Water Blow Nusa Dua

Terletak dikawasan ITDC Nusa Dua, pemandangan pantai dan hempasan ombak Water Blow Nusa Dua dapat dinikmati di area Pulau Peninsula.

Puncak Sejati Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik Magelang menawarkan tantangannya

Terlihat dari jauh, Puncak Sejati Gunung Sumbing dengan ketinggian ketinggian 3.371 mdpl, terlihat begitu indah dipayungi awan Cirrocumulus. 


Puncak Sejati Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik Magelang menawarkan tantangannya
Menggapai Puncak Sejati Gunung Sumbing via Butuh Kaliangrik Magelang

Pertanda cuaca cerah akan menemani perjalanan kami untuk menggapai puncak Sejati melalui basecamp Sumbing dusun Butuh, Kaliangkrik, Magelang, Jawa Tengah.

Ranu Kumbolo di Gunung Semeru, menyajikan keindahan Sunrise

Berdiri di atas bukit cinta, melepaskan pandangan jauh kearah timur, tampak Danau Ranu Kumbolo di Gunung Semeru. lembah danau yang dihiasi tenda-tenda para pendaki dan penikmat keindahan alam.

pagi hari di Ranu Kumbolo Gunung Semeru


Menengok kearah selatan dari balik Gunung Kepolo tampak Puncak Mahameru dengan kawahnya Jongring Saloka yang mengepulkan asap putih. 
Perjalanan masih cukup jauh untuk menuju puncak Mahameru. Masih dibutuhkan waktu antara 7 – 10 jam dari tempat kami mendirikan tenda. Tidak sekarang, tapi suatu saat nanti kami pasti datang kembali untuk menapaki puncak Mahameru.