Tuesday, January 28, 2020

Layanan kursi roda untuk penumpang pesawat - Berbagi pengalaman cara memesan

Layanan kursi roda tersedia bagi calon penumpang pesawat mempunyai kebutuhan khusus atau membutuhkan alat bantu seperti kursi roda. Namun tidak setiap calon penumpang mengetahui bagaimana cara memesan layanan kursi roda bagi penumpang pesawat. Melalui tulisan ini saya ingin sedikit berbagi pengalaman dalam memesan layanan kursi roda bagi penumpang pesawat.

Pengalaman menggunakan fasilitas layanan kursi roda Air Asia

Selama hampir setahun saya merawat ibu saya yang sedang sakit di Surabaya. Selama perawatan, ibu saya masih bisa berjalan meski harus saya pegangi dan dampingi. Nah, suatu hari ada kejadian yang membuat ibu saya tidak bisa berjalan. Ketika saya sedang menyiapkan keperluan ibu , ibu saya mencoba berjalan sendiri namun akhirnya jatuh dengan posisi terduduk. Kejadian inilah yang membuat bagian pinggul ibu bergeser dan menimbulkan rasa sakit sekali jika digerakan, apalagi dibuat untuk berjalan. Meskipun sudah menjalani beberapa terapi, ibu saya masih belum bisa berjalan tanpa pendampingan.

Layanan Kursi Roda untuk ibu - Backpacker Manyar
Ibu sedang berada di Bandara

Setelah hampir setahun, saya memutuskan memboyong ibu saya ke Bali karena ada proyek audit yang harus dikerjakan di Bali. Disinilah saya mulai kebingungan, pertanyaan – pertanyaan seperti:
  • Bagaimana caranya membawa ibu dengan kursi roda?
  • Bagaimana ibu saya naik ke pesawat kalau kursi rodanya yang saya bawa masuk bagasi?
  • Bagaimana cara memesan kursi roda untuk pesawat?
  • Bagaimana nanti pada saat kedatangan dibandara tujuan?
Saya mencoba mencari informasi dengan membuka aplikasi pemesanan tiket pesawat untu pemesanan layanan kursi roda. Dan saya belum temukan informasi sampai akhirnya saya membuka aplikasi maskapai penerbangan Air Asia.com. Di sana saya temukan informasi tentang bagaimana cara pemesanan layanan kursi roda pada aplikasi tersebut. Ah, sedikit lega meskipun saya belum benar-benar yakin sebelum memastikan sendiri.

Cara memesan layanan Kursi Roda untuk penumpang pesawat

Saya buka aplikasi Air Asia dan sekalian mendaftar sebagai member, lumayan dengan menjadi member saya dapat potongan harga tiket. Saya coba memesan tiket pesawat untuk penerbangan Surabaya – Bali dengan langkah langkah di aplikasi seperti berikut:
  • Cari Penerbangan: Disini Saya menentukan keberangkatan dan berapa jumlah penumpang.
  • Pilih Penerbangan: Setelah itu saya memilih tanggal keberangkatan dengan harga yang saya anggap cukup murah. Kemudian klik lanjutkan.
  • Produk Tambahan: Disini Saya mendapatkan penawaran paket, pemesanan kursi, makanan dan info terkait bagasi. Saya dinformasikan kalau masing - masing penumpang mendapat jatah Bagasi kabin 7 Kg dan jatah bagasi pesawat 15 kg. Saya sedikit lega, dengan pemikiran kalau ibu saya dapat layanan kursi roda maka kursi roda yang dibawa tidak kena charge biaya bagasi pesawat. Selain itu saya memilih hot seat untuk saya dan ibu saya diposisi seat paling depan agar ibu saya tidak harus dibopong terlalu jauh. Dengan biaya tambahan hot seat terdepan saat itu Rp. 106.900 / penumpang. Setelah itu klik lanjutkan.

Aplikasi air asia untuk memesan Layanan Kursi Roda - Backpacker Manyar
Produk Tambahan di aplikasi Air Asia

  • Rincian Tamu: Pada bagian ini saya memasukan nama penumpang, dan saya lihat ada fitur tambah kursi roda dan tambah bayi. Akhirnya saya lega, ternyata memang ada layanan kursi roda. Ada 5 kotak yang dipilih: 1.Layanan Kursi roda tidak diperlukan, 2.(Kosong), 3.(Kosong), 4.Paraplegia (Lumpuh Kaki), 5.Quadriplegia (lumpuh kaki dan lengan). Dan informasi tambahan atas batas berat maksimum kursi roda dan perangkat tidak boleh lebih dari 85 kg.



Proses memesan Layanan Kursi Roda
Rincian Tamu di Aplikasi Air Asia

Layanan Kursi Roda dalam aplikasi mobile
Pemesanan Layanan Kursi Roda di aplikasi Air Asia

  • Pembayaran: Saatnya saya membayar semua layanan dan tiket yang sudah saya pesan.
Saya rasa aplikasi pemesannyanya sangat membantu dan cukup informatif. Tapi itu masih belum cukup meredakaan kekawatiran saya. Masih ada pertanyaan – pertanyaan:
  • Bagaimana cara check in dan boarding pesawat?
  • Bagaimana kalau tidak menggunakan Tangga belalai atau Garbarata?

Cara Check In dan kedatangan untuk layanan kursi roda.

Sebelumnya saya coba check in online, ternyata kondisi saya dan ibu masuk kategori tidak bisa melakukan check in online karena hal-hal khusus. Saya berpikir mungkin karena ada layanan kursi roda dan bagasi pesawat untuk kursi roda maka tidak bisa melakukan check in online.
  • Melakukan Check In di Counter Check In: Sesampainya di Badara Juanda saya langsung melakukan check in di counter check in Air Asia. Petugas counter check in memeriksa nomer booking dan mengetahui adaya pemesanan layanan kursi roda. Setelah itu datang petugas maskapai yang membawa kursi roda dan membantu memindahkan ibu saya ke kursi roda yang disediakan oleh maskapai penerbangan. Sedangkan kursi roda ibu saya diberi label dan masuk sebagai bagasi pesawat tanpa tambahan biaya karena msaih mendapat jatah 15 Kg bagasi pesawat. Petugas maskapai ini memang ditugaskan untuk membawa penumpang yang membutuhkan layanan kursi roda.
  • Pemeriksaan memasuki ruang tunggu Boarding: Petugas yang membawakan kursi roda ternyata juga bertugas membawa penumpang melalui pemeriksaan sampai masuk kedalam pesawat. Melalui pemeriksaan yang biasanya menggunakan scanner, perlakuannya berbeda untuk penumpang yang menggunakan layanan kursi roda. Penumpang yang menggunakan layanan kursi roda diperiksa dengan cara Body Checking atau pemeriksaan badan oleh petugas bandara.
  • Boarding atau memasuki pesawat: pada saat panggilan boarding, saya dan ibu saya diprioritaskan terlebih dahulu untuk memasuki pesawat. Bukan karena saya telah memesan hot seat tapi memang diprioritas terlebih dulu adalah penumpang disabilitas dan pengguna layanan kursi roda. 
Namun pengalaman yang berbeda saya temukan pada saat saya mengantar ibu pulang dari Denpasar ke Surabaya dengan penerbangan yang sama yaitu maskapai Air Asia. Ibu masih menggunakan kursi roda dan melakukan pemesanan layanan kursi roda dengan cara yang sama.


Boarding ke pesawat untuk layanan kursi roda

Pada saat Check ini di Badara Ngurah Rai, petugas menawarkan apakah mau menggunakan kursi roda sendiri atau kursi roda masakapai. Saya memutuskan memakai kursi roda sendiri, dan kursi rodanya tetap di beri label sebagai bagasi pesawat. Nantinya kursi roda dimasukan ke bagasi pesawat setelah ibu saya masuk ke pesawat.

Pada saat boarding ternyata tidak menggunakan Tangga Belalai atau Garbarata. Petugas maskapai yang mendorong kursi roda dibantu salah satu petugas yang berada dekat pesawat bersama-sama mengangkat kursi roda dan ibu saya melalui tangga pesawat hingga ke pintu pesawat. Saya tidak menduga pelayanannya sampai seperti ini. Saya hanya tinggal membopong ibu saya ke kursi pesawat. Sempat petugas maskapai tersebut ingin membantu membopong ibu saya , tetapi saya yang tidak mau. Saya ingin sendiri yang membopong ibu saya.

Saya merasa puas dan sangat terbantu atas pelayanan yang ibu dan saya dapatkan. Setidaknya saya menulis pengalaman saya memesan layanan kursi roda untuk berbagi. Mungkin tulisan ini bisa membantu bagi pembaca yang membutuhkan informasi pemesanan layanan kursi roda. Semoga membantu.

Tag: Tips

No comments:

Post a Comment