Monday, November 4, 2019

Air Terjun Kanto Lampo, Bali, deras airnya menuruni tangga batu

Air Terjun Kanto Lampo Bali
Air Terjun Kanto Lampo Bali

Air terjun Kanto Lampo mengalir deras melewati tebing batu karang bertingkat seperti menuruni anak tangga dari batu kembali ke sungai, dimana derasnya air bersumber dari limpahan air irigasi subak dan air tanah. Berasal dari nama pohon langka yang banyak tumbuh disekitar air terjun, nama Kanto Lampo disematkan kepada air terjun yang terletak di kelurahan Beng, Gianyar, Bali ini.

Letak Air Terjun Kanto Lampo, Gianyar, Bali

Berjarak 28 km dari kota Denpasar dengan waktu tempuh +/- 58 menit melalui jalan Prof Dr Ida Bagus Mantra merupakan jalur tercepat menuju lokasi air terjun Kanto Lampo. Setelah melalui Jl. Prof Ida Bagus Mantra. Setelah itu berbelok kekiri melalui jalan Selukat menuju ke Utara kearah Kota Gianyar Bali. Perlu sedikit berhati-hati apabila kita melalui jalan Selukat, dikarenakan badan jalan yang tidak terlalu besar. Hanya sekitar 7 menit dari Lapangan Astina Gianyar Bali kita sudah memasuki lokasi Air terjun Kanto Lampo.

Disambut dengan dengan ramah oleh warga Desa Beng, dan mereka juga menunjukan tempat parkir mobil dan motor yang sudah tersedia dan cukup luas. Parkir mobil dan motor terdapat 2 lokasi berbeda. Salah satu lokasi parkir tepat di ujung jalan Kanto Lampo dengan area parkir yang lebih luas dibandingkan lokasi parkir yang lebih kecil dekat tangga turun loket masuk.


Area parkir di Air Terjun Kanto Lampo Bali
Area parkir


Sekilas tentang asal muasal dan sejarah Air Terjun Kanto Lampo

Desa Beng kabupaten Gianyar Bali, sebagian besar merupakan lahan sawah. Warga  menerapkan sistem irigasi  atau pengairan sawah seperti pada umumnya pertanian di Bali bernama Subak. Pada tahun 2012 SUBAK diakui oleh UNESCO sebagai warisan Budaya Dunia. Sebuah kearifan lokal dalam sistem pengairan sawah atau irigasi yang diterapkan diseluruh pertanian diBali. Dalam irigasi subak terdapat fasilitas utama berupa Pangalapan (Bendungan), Jelinjing (Parit) dan Cangkangan (Tempat atau alat untuk memasukan air ke bidang sawah garapan).

Meskipun air terjun Kanto Lampo bukan dari suatu aliran sungai, namun air terjun ini terbentuk secara alami. Air terjun yang dikenalkan ke khalayak umum pada tahun 2015, terbentuk dari ketidak sengajaan. Bersumber dari limpahan air irigasi sawah yang tersumbat dan meluber kepinggiran sungai. Juga ditambah air tanah yang menambah derasnya debit air hingga terbentuk menjadi air terjun yang sejuk dan indah. Meskipun baru dikenalkan pada tahun 2015, namun Air Terjun Kanto Lampo sudah ada sejak lama.

Air terjun ini telah lama dirawat dan dipelihara oleh warga Banjar Kelod Kangin, Desa Beng, untuk kebutuhan warga sekitar baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan untuk upacara. 


Harga tiket masuk Air Terjun Kanto Lampo, Gianyar, Bali

Setelah sampai di Area Parkir mobil atas, terdapat Loker untuk menyimpan barang - barang wisatawan. Loker ini disediakan secara cuma - cuma alias gratis. Terdapat 2 tempat yang menyediakan loker. Selain lokasi loker yang berdekatan dengan parkiran mobil (atas), juga disediakan loker berdekatan dengan air terjun.

Berhadapan dengan loker terdapat toilet yang dapat digunakan oleh pengunjung untuk mengganti pakaian sebelum menuju ke air terjun. Cukup hanya dengan memasukan uang donasi seikhlasnya kedalam kotak di depat pintu toilet.


Fasilitas toilet Air Terjun Kanto Lampo Bali
Fasilitas toilet


Berjalan menuju loket masuk melewati beberapa restauran kecil dan warung-warung yang menjual makanan dan minuman ringan. Tak jauh dari situ terdapat loket masuk yang berada dibawah dari area parkir. Dengan membayar harga tiket masuk sebesar Rp.15.000 kita sudah bisa masuk area air terjun Kanto Lampo.


Loket masuk Air Terjun Kanto Lampo Bali
Loket tiket masuk


Dari loket masuk kita masih harus menuruni tangga. Tak berapa lama disisi kanan tangga terdapat rumah makan kecil dan sedikit menurun akan kita temui tempat suci disisi kiri. 
Diujung tangga menurun berhadapan dengan pohon besar. Dimana jalan arah kekiri tempat ganti pakaian dan loker. Sedangkan jalan arah ke kekanan menuju ke air terjun Kanto Lampo. Loker kedua ini menyediakan loker dengan jumlah yang lebih banyak dengan harga sewa Rp.5.000. Di sini juga disediakan handuk untuk disewakan bahkan juga dijual. Harga Handuk berkisar Rp. 20.000 sampai Rp. 40.000.

Beberapa meter kemudian dari arah kanan tangga terdapat tangga yang terbuat dari batu yang cukup licin. Tangga batu ini menurun sampai ke sungai tempat air terjun Kanto Lampo.


Menuju Air Terjun Kanto Lampo Bali
Tangga menuju air terjun


Diseberang sungai terdapat gua yang dalamnya sekitar 4 meter, kita bisa mengunjungi dengan menuruni sungai dan menaiki tangga tanah diseberang sungai. Konon Gua tersebut sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda yang digunakan oleh pihak Belanda untuk melakukan aktivitasnya.


Derasnya kesegaran Air Terjun Kanto Lampo


Air Terjun yang dijaga, dirawat dan dikelola oleh warga setempat terlihat indah sekali dari dekat dan airnya begitu sejuk. Air mengalir deras, meskipun saat air terjun ini dieksplorasi pada bulan Oktober 2019 sama sekali belum turun hujan. Kemungkinan pada saat musim hujan air terjun Kanto Lampo mempunyai debit air yang lebih deras lagi.


Derasnya Air Terjun Kanto Lampo Bali
Kesegaran yang mengalir deras


Pesona Air Terjun Kanto Lampo Bali
Pesona air terjun

Menyusuri sungai dengan batas air sungai setinggi pinggang orang dewasa, banyak wisatawan yang sambil berendam di air sungai. Dari Samping terlihat Air terjun Kanto Lampo memiliki kemiringan sekitar 45 derajat dengan kontur tebing seperti tangga batu. Dengan tinggi +/- 16 meter terlihat air mengalir deras di setiap batu.


Keasrian Air Terjun Kanto Lampo Bali
Alam yang masih asri


Justru air terjun Kanto Lampo terlihat begitu menyegarkan dari tampak depan, dimana kita berhadapan dengan derasnya air terjun Kanto Lampo. 


Air Terjun Kanto Lampo Bali yang indah
Air terjun Kanto Lampo


Puas rasanya merasakan sejuknya air terjun yang mengguyur membasahi badan. Sebuah tempat yang indah dan sejuk untuk melepaskan segala rutinitas. Kita tidak hanya sekedar berpelisir melihat keindahan namun juga dapat merasakan kesejukan dan kesegaran yang diberikan oleh air terjun Kanto Lampo. Kalau  kita belum capek, kita masih bisa mengitari Gianyar untuk menikmati kesegaran air terjun lainnya yang tidak terlalu jauh seperti Air Terjun Tegenungan dan Air Terjun Goa Rangreng.

No comments:

Post a Comment