![]() |
| Air Terjun Goa Rangreng Bali |
Air Terjun Goa Rangreng, airnya mengalir dengan deras keluar dari sebuah gua mengguyur tebing yang sangat landai. Tebing yang licin dengan lumut yang cukup tebal ini menjadi bagian dari aliran sungai yang masih satu anak sungai dengan air terjun Kanto Lampo. Air Terjun yang terletak di Banjar Gitgit, Desa Bakbakan, Gianyar, Bali ini masih alami dan terjaga kelestarian. Terlihat dari pintu masuk hingga menuju ke air terjun tanaman masih lebat tumbuh subur dan asri.
Daftar isi
Letak Lokasi Air Terjun Goa Rangreng, Gianyar Bali
Berangkat dari Denpasar, kita harus menempuh perjalanan berjarak sekitar 30 km. Waktu tempuh sekitar 60 menit untuk menuju ke air terjun Goa Rangreng. Sebenarnya ada 2 alternatif jalan yang bisa diambil untuk sampai ke tujuan. Jalan pertama melalui daerah Sukawati menuju kota Gianyar atau alternatif kedua melalui jalan Prof Dr. Ida Bagus Mantra. Dengan pertimbangan agar lebih lancar ada baiknya memilih alternatif jalan kedua melalui jalan Prof Dr. Ida Bagus Mantra. Dari Jalan Prof Dr. Ida Bagus Mantra hingga bertemu dengan pertigaan dengan Jalan Selukat. Melalui jalan Selukat yang badan jalannya tidak terlalu lebar. Saya melanjutkan perjalanan lurus terus ke Utara hingga masuk ke Kota Gianyar melewati Lapangan Astina Gianyar.
Setelah sampai di lapangan Astina Gianyar masih harus ke utara melewati Desa Beng, dimana terdapat Air Terjun Kanto Lampo yang bertingkat. Air terjun Goa Rangreng ini hanya berjarak sekitar 2,7 km atau perjalanan 10 menit dari air terjun Kanto Lampo. Apabila hendak menikmati liburan ke air terjun, dalam perjalanan ini kita bisa menikmati keindahan 2 air terjun sekaligus.
Harga Tiket masuk Air Terjun Goa Rangreng
Sesampainya di lokasi air terjun Goa Rangreng, jalan masuk yang sudah bagus dengan area parkir mobil maupun motor yang cukup luas. Sesampai disana akan disambut ramah oleh pemuda banjar Gitgit. Tidak jauh dari area parkir terdapat jalan menurun ke loket tiket masuk yang sederhana.
Dengan harga tiket masuk hanya sebesar Rp.15.000 per orang kita sudah bisa menikmati kesegaran dan keindahan Goa Rangreng.
![]() |
| Pintu masuk Air Terjun Goa Rangreng Bali |
Menuju Air Terjun Goa Rangreng
Tidak jauh dari pintu masuk kita akan bertemu dengan pelinggih Tegal Penangsaran, tempat untuk bersembahyang bagi umat Hindu. Ada baiknya kita bersikap sopan dan menjaga tata krama kita selama dalam perjalanan menuju area air terjun.
Melewati Pelinggih terdapat jalan bertangga menurun ke area air terjun sudah dibuat dengan baik dan rapi. Jalan bertangga yang terbuat dari semen dan anak tangga yang terkadang ada yang terlalu tinggi. Pada sisi kiri kanan ditanami beberapa tanaman hias, namun habitat aslinya masih terjaga baik dan asri. Hal ini membuat perjalanan pada saat siang hari terasa sedikit sejuk karena lebatnya tanaman.
![]() |
| Jalan menuju air terjun |
Menyusuri
jalan menurun kita akan bertemu persimpangan jalan, arah ke kiri menuju ke Pura
Taman Manik Mas dan arah kanan menuju ke area air terjun. Tidak
berapa lama kemudian, dari persimpangan tadi kita sudah sampai ditempat yang
dulunya adalah loket masuk, sebelum dipindahkan keatas. Didekat situ
terdapat fasilitas toilet, yang bisa digunakan untuk tempat berganti pakaian.
Sayangnya sedikit kurang terawat, seandainya terawat dengan baik nantinya bisa
jadi fasilitas penunjang yang baik bagi para pengunjung.
![]() |
| Fasilitas toilet di Air Terjun |
Air
terjun ini dikelola swadaya secara sederhana oleh warga Banjar Gitgit, Desa
Bakbakan. Penghasilan dari air terjun ini menjadi bagi hasil antara
banjar dan desa untuk keperluan upacara di Banjar Gitgit.
Warga desa mempunyai tradisi membersihkan air terjun ini setiap seminggu sekali secara bersama-sama. Karena air terjun ini juga digunakan untuk melukad (pembersihan diri) bagi umat Hindu.Untuk itu ada baiknya kita juga menjaga keasrian dan kebersihan area air terjun dengan tidak membuang sampah sembarangan.
![]() |
| Memasuki area Air Terjun |
Pada
tahun 2015 tangga dari toilet menuju air terjun dibuat lebih nyaman dengan batu,
sebelumnya hanya tangga pijakan dari tanah yang diperkuat dengan bambu ditiap
pijakannya.
Keindahan Air Terjun Goa Rangreng
Pada akhirnya telah sampai di air terjun Goa Rangreng. Dengan didampingi guide local yang merupakan warga setempat, pengunjung bisa mendaki hingga diatas air terjun yang landai. Guide local membantu untuk menelusuri tempat-tempat pijakan yang aman diantara batu-batu. Batu – batu tersebut cukup lama diguyur air sehingga berlumut tebal yang membuat licin batu-batuan.
![]() |
| Menapaki Air Terjun |
Dari
atas air terjun terlihat bagaimana air keluar dengan deras dari sebuah gua yang
mengalir landai menyusuri bebatuan hingga menjadi sungai yang mengalir.
Ada sedikit rasa penasaran terhadap apa yang ada didalam Goa namun tidak ada informasi yang didapat. Mungkin apabila bisa ditelusuri gua nya akan seperti menelusuri Hidden Canyon Beji Guwang di Sukawati. Namun air terjun Goa Rangreng untuk sementara ini sudah sangat memberikan kesegaran dengan menikmati airnya mengalir ditengah-tengah air terjun.
![]() |
| Air Terjun mengalir dari gua |
Air terjun mengguyur begitu deras dan indah dilihat dari jauh maupun dari dekat. Air mengalir kembali menjadi sungai menuju ke hilir dengan tanaman yang masih rimbun dan asri.
![]() |
| Menikmati kesegaran Air Terjun |
![]() |
| Menikmati kesegaran air terjun |
Siapa saja akan dipuaskan dengan bermain – main air di air terjun atau sekedar
duduk merendam kaki disungai sambil menikmati keindahan airnya mengalir deras.
![]() |
| Kesegaran air terjun |
Air
Terjun Goa Rangreng yang terjaga baik kelestarian dan kebersihannya, dikelola
sederhana dengan tetap menjaga kearifan lokal atas keseimbangan alam, sesama
dan Tuhan. Air terjun ini memberikan alternatif liburan bagi keluarga. Kalau masih sempat waktunya, jangan lupa untuk mampir di air tejun lain di Gianyar Bali yang tak kalah asri dan menyegarkan yaitu Air Terjun Tegenungan.









