Mencuci tangan, jadikan kebiasaan baik untuk hidup lebih sehat

Mencuci tangan, terutama dengan sabun dan air bersih, merupakan kebiasaan baik yang dapat meningkatkan kualitas hidup lebih sehat. Kebiasaan Mencuci tangan dengan sabun ini terbukti mampu mencegah penularan penyakit yang disebabkan oleh kuman dan bakteri. Sehingga kampanye cuci tangan dengan sabun menjadi gerakan yang mendunia sejak dicanangkan pada 15 Oktober 2008 oleh PBB. Dimana setiap tanggal 15 Oktober dikenal sebagai Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS) atau Global Handwashing Day.


Mencuci Tangan


Berbagi dari pengalaman saya selama 3 tahun bekerja di salah satu rumah sakit swasta. Dimana setiap karyawan medis maupun non medis selalu diingatkan akan kebiasaan mencuci tangan baik dengan sabun maupun hand sanitizer. Terlebih lingkungan kerja di rumah sakit yang sangat tinggi potensinya untuk tertular oleh kuman dan bakteri. Diharapkan kebiasaan mencuci tangan ini bukan hanya menjadi kebiasaan karyawan pada saat kerja, namun terbawa menjadi kebiasaan di rumah dan lingkungan.

Kapan kita harus mencuci tangan dengan sabun?

Perlunya kita mengetahui saatnya kapan kita harus mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Berikut kapan saatnya kita harus mencuci tangan seperti berikut ini:

Dilansir oleh lembaga Centre of Desease Control & Prevention (CDC):
  • Sebelum, selama, dan setelah menyiapkan makanan.
  • Sebelum dan setelah makan.
  • Sebelum dan sesudah merawat seseorang di rumah yang sakit muntah atau diare.
  • Sebelum dan sesudah merawat luka atau luka.
  • Setelah menggunakan toilet.
  • Setelah mengganti popok atau membersihkan anak yang telah menggunakan toilet.
  • Setelah meniup hidung, batuk, atau bersin.
  • Setelah menyentuh hewan, pakan ternak, atau kotoran hewan.
  • Setelah menangani makanan hewan atau makanan hewan peliharaan.
  • Setelah menyentuh sampah.

Dilansir oleh p2ptm.kemkes.go.id
  • Setiap kali tangan kita kotor: mengetik, memegang uang, hewan/binatang, berkebun.
  • Sesudah buang air.
  • Sebelum menyusui bayi.
  • Setelah menceboki bayi atau anak.
  • Sebelum makan dan menyuapi anak.
  • sebelum memegang makanan dan setelah makan.
  • Setelah bermain di tanah, lumpur atau tempat kotor.
  • Setelah bersin atau batuk.

Poster Mencuci Tangan oleh kemenkes
Mencuci tangan dengan sabun (Doc: Kementrian Kesehatan P2PTM)

Referensi dari kedua lembaga kesehatan ini dapat menjadi acuan bagi kita untuk menjaga kebersihan tangan. Dikarenakan tangan adalah organ tubuh yang paling sering bersentuhan dengan benda asing maupun  anggota tubuh kita yang lain. Untuk itulah perlunya kita menjaga kebersihan tangan agar badan juga lebih sehat.

Kenapa kita harus mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir?

Tangan yang kotor bisa terdapat kuman bakteri yang merupakan sumber penyakit. Apabila kita mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama dengan sabun antiseptic, akan membersihkan kuman bakteri sumber penyakit. Kemudian dirontokkan atau dibuang dengan cara membilas dengan air mengalir. Jika cuci tangan tanpa mengunnakan sabun, kotoran dan kuman masih tertinggal di tangan. Kuman dan kotoran yang masih ada di tangan akan berpindah ke benda atau makanan yang kita sentuh. Selain melalui benda dan makanan, tangan kotor akan memudahkan penularan penyakit apabila bersentuhan dengan mulut, hidung atau mata kita.

Ada kalanya pada keadaan tertentu tidak terdapat sabun dan air mengalir, kita juga bisa menggunakan tisu antibakteri.  Atau kita juga bisa menggunakan cairan pembersih tangan berbahan alkohol yang banyak dijual bebas. Meskipun cara ini tidak seefektif dibandingkan dengan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, namun diyakini bisa mengurangi kuman dan bakteri di tangan.

Poster Mencuci Tangan
Mencuci tangan dengan sabun (Doc: Kementrian Kesehatan P2PTM)

Bagaimana cara cuci tangan dengan sabun dan air mengalir?

Mencuci tangan menjadi lebih bersih dan sehat dengan sabun dan air mengalir memang lebih efektif. Namun perlunya kita memahami bagaimana caranya agar lebih bersih dan sehat. Berikut ini beberapa cara mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Dilansir dari  laman who.int Durasi langkah – langkah kurang lebih sekitar 20 – 30 detik dimulai dari langkah awal:
  1. Membasahi tangan dengan air mengalir.
  2. Oleskan sabun yang cukup menutupi permukaan tangan.
  3. Menggosok telapak tangan dengan telapak tangan satunya.
  4. Menggosok telapak tangan kanan diatas punggung tangan kiri dan sebaliknya.
  5. Menggosok telapak tangan kanan dan kiri dengan diantara sela - sela jari yang terbuka.
  6. Menggosok belakang jari dengan telapak tangan yang berlawanan dengan jari – jari seperti menggenggam.
  7. Menggosok berputar ibu jari tangan kiri dengan digenggam telapak tangan kanan dan sebaliknya.
  8. Menggosok berputar maju dan mundur kuku dan ujung jari tangan kanan di telapak tangan kiri dan sebaliknya.
  9. Kemudian bilas dengan air mengalir.
  10. Keringkan tangan dengan tisu kering atau handuk sekali pakai.
  11. Gunakan tisu atau handuk tadi untuk mematikan keran air.
  12. Dan tangan anda sekarang menjadi bersih.

Poster Mencuci Tangan oleh WHO
Mencuci tangan dengan sabun (Doc: WHO)
Langkah – langkah ini juga bisa diterapkan apabila kita menggunakan Hand Sanitizer untuk mencuci tangan.

Poter Mencuci Tangan dengan alkohol oleh WHO
Mencuci tangan dengan hand sanitizer (Doc: WHO)

Memang sudah saatnya kita menjadikan mencuci tangan yang tepat untuk menjadi kebiasaan yang baik dalam hidup kita. Selain menjaga pola hidup sehat dengan berolah raga dan makanan dengan asupan yang cukup. Dan berkonsultasilah dengan dokter apabila ada gejala sakit yang timbul. Jangan lupa menggunakan masker pada saat sakit dan gunakan etika batuk dan bersin. Untuk hidup yang lebih sehat dengan menjaga kebersihan dan kesehatan badan dan angota tubuh kita terutama tangan. Tangan kita, masa depan kita. Sudahkan kita memulainya?

Tag: Healthy Life

Tidak ada komentar:

Posting Komentar