![]() |
| Air Terjun Tibumana Bali |
Air Terjun Tibumana Bali terjaga kelestarian alam disekitarnya, membuat derasnya air mengalir tidak bergantung cuaca. Sehingga siapa saja bisa datang untuk menikmati keindahaannya. Terletak di desa Apuan, Susut, Bangli, dikelola secara mandiri oleh desa Apuan. Warga desa sangat menjaga kelestarian alam dan lingkungan mulai dari persawahan hingga area air terjun. Sejuknya terasa sekali ketika kita memasuki kawasan air terjun ini.
Daftar isi
Letak lokasi Air Terjun Tibumana Bali
Perjalanan saya menuju air terjun Tibumana dimulai dari kota Denpasar. Rute yang sama saya akan lewati ketika berkunjung ke Air Terjun Kanto Lampo. Perjalanan sekarang menempuh jarak 38 Km. Memakan waktu sekitar 1 jam. Rute ini nanti akan melewati kota Gianyar menuju Kabupaten Bangli.
Saya tetap memilih lewat jalan prof Ida Bagus Mantra menuju kota Gianyar. Setelah sampai di lapangan Astina Gianyar, saya langsung lurus ke Utara ke jalan gunung Agung. Lewat jalan Gunung Agung, saya melewati area Air Terjun Kanto Lampo dan air terjun Goa Rangreng. Saya teruskan perjalanan ke Utara, hingga sampai di jalan Ngenjung Sari.
Kita harus hati-hati lewat jalan Ngenjung Sari. Disini jalan lebih kecil dibanding jalan Gunung Agung. Jika membawa kendaraan mobil, baiknya tidak membawa mobil besar seperti Elf. Jalan disini tidak cukup untuk mobil besar bermanuver. Karena badan jalan yang kecil dan berkelok - kelok.
Kalau sudah sampai di pertigaan, belok kanan ke jalan Betiting. Kita sudah memasuki Kabupaten Bangli. Setelah itu kita belok ke kanan menuju jalan Setra Agung. Dari Jalan Setra Agung kita mengikuti jalan hingga menuju kawasan Air Terjun Tibumana.
Harga tiket masuk, Area parkir & fasilitas Air Terjun Tibumana Bali
Beberapa ratus meter sebelum kawsan Air Terjun Tibumana terdapat loket tiket masuk kawasan Air Terjun Tibumana dan Air Terjun Pengibul. Dengan mengeluarkan uang sebesar Rp. 15.000, saya sudah bisa masuk ke kawasan 2 air terjun yaitu Air Terjun Pengibul dan Air Terjun Tibumana.
![]() |
| Tiket masuk |
Saya lanjutkan perjalanan menuju kawasan air
terjun Tibumana. Jalan yang saya lewati masih dikelilingi sawah yang hijau dan asri hingga sampai ke area
parkir.
![]() |
| Area parkir |
Area parkir terlihat dikelilingi sawah yang hijau. Terdapat beberapa warung
modern yang berdiri disekitarnya.
![]() |
| Area Persawahan |
Saya
berjalan kaki menyusuri jalan diantara sawah. Terlihat diujung jalan
terdapat Pura Dalem Agung. Disamping
Pura Dalem Agung ada jalan menuju ke kawasan air terjun. Terdapat petunjuk arah arah kemana menuju ke air terjun.
Mulai masuk area parkir sampai menuju ke kawasan air terjun, mata saya sudah dimanjakan dengan pemandangan yang asri dan indah. Bagaimana nanti kalau menuju air terjun ya, apakah akan seperti ini? Atau lebih asri dan indah?
Memasuki kawasan Air Tejun Tibumana Bali
Saya melanjutkan perjalanan menyusuri jalan disamping Pura, dibelakang Pura terdapat Wantilan dan beberapa warung lagi bagi pengunjung yang ingin beristirahat. Dan terdapat toilet disediakan bagi para pengunjung yang berada disebelah lokasi warung. Jalan menuju ke area air terjun mulai menurun dan kiri kanan jalan dihiasi tanaman bunga yang tumbuh dengan subur.
![]() |
| Jalan bertangga menuju Air Terjun |
Jalan
yang menurun dan bertangga tak terasa kita tapaki, meskipun cuaca terik
sekalipun. Sepanjang perjalanan disejukkan dengan keasrian tanaman yang tumbuh
subur dan lebat.
Tukad Penyampuhan Air Terjun Tibumana
Ditengah perjalanan menuju area air terjun, terdapat persimpangan antara arah menuju area air terjun dan Tukad Penyampuhan. Tukad Penyampuhan merupakan pertemuan 2 anak sungai, yaitu anak sungai air terjun Tibumana dan air terjun Pengibul. Pertemuan anak sungai ini biasa dipakai sebagai tempat Melukat (pembersihan diri) bagi umat Hindu. Air sungainya mengalir begitu jernih dan deras karena pertemuan 2 anak sungai. Untuk itu ada baiknya kita menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Demi menjaga kelestarian dan kebersihan area air terjun dan sungai yang mengalir.
![]() |
| Tukad campuhan |
Keasrian alam menuju Air Terjun Tibumana Bali
Dari persimpangan penunjuk arah air terjun dan Tukad Penyampuhan, saya mengambil jalan ke kiri untuk menuju ke air terjun Tibumana. Jalan menurun beranak tangga yang masih kokoh, saya berjalan menyusuri pinggir sungai. Pepohonan yang tumbuh disepanjang jalan terlihat lebih rimbun dengan variasi tanaman yang lebih banyak.
Tidak berapa jauh saya menapaki jalan tanah dan terdapat jembatan kayu yang menyeberang diatas sungai. Pemandangan terlihat sangat alami dengan jembatan kayu diatas sungai dan rimbunnya pepohonan.
![]() |
| Jembatan menuju Air Terjun |
Saya
berjalan menikmati kesejukan diantara rimbunannya pepohonan, jalan sedikit
mendatar dan terdapat beberapa rumpun bambu yang tumbuh besar. Dari
jauh, sayup – sayup terdengar gemericik suara air terjun. Setelah saya menempuh
kurang lebih 15 menit menyusuri jalan bertangga dan jalan tanah, pada akhirnya sampai juga di area Air terjun Tibumana.
Keindahan Air Terjun Tibumana Bali
Dari jauh saya melihat air terjun yang berketinggian sekitar 10 meter ini mengalir deras. Para pengunjung terlihat menikmati pesona air terjun dari kejauhan dengan duduk-duk di bale-bale. Tidak sedikit pula terlihat pengunjung yang merasakan dinginnya air terjun ini dengan berenang.
![]() |
| Menikmati Air Terjun |
Dibawah
air terjun ini kedalamannya mencapai 2 meter lebih, dengan derasnya air tentu akan membahayakan pengunjung yang berenang dibawah air terjun. Meskipun
begitu, air terjun yang dikelola oleh desa Apuan ini sudah menyiapkan petugas yang
terdiri pemuda maupun ibu – ibu, yang akan mengingatkan dan mengawasi
keselamatan para pengunjung.
Demi menjaga debit air anak sungai yang mengalir di air terjun ini, juga kegunaan air sungai ini sebagai Subak (sistem Irigasi) persawahan didesa Apuan. Pengelola sangat menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar air terjun. Terlihat diatas air terjun, rimbunan pepohonan masih lebat dan terjaga kelestariannya.
![]() |
| Air terjun yang terjaga keasriannya |
Dengan
rimbunnya pepohonan sekitar area air terjun, memberikan kesejukan bagi siapapun
yang menikmati keindahan air terjun ini. Segarnya air terjun Tibumana dan anak
sungai yang mengalir dibawahnya menambah kepuasan para pengunjung. Terlihat
banyak pengunjung yang masih ingin berlama – lama dan enggan meninggalkan air
terjun, hanya untuk menikmatinya dari kejauhan maupun berenang merasakan
segarnya air yang mengalir.
![]() |
| Air Terjun Tibumana Bali yang menyegarkan |
Tak jauh dari air tejun Tibumana, sama - sama terletak di kabupaten Bangli - Bali yang tak kalah eksotisnya yaitu Air Terjun Tukad Cepung. Air Terjun Tibumana merupakan sebuah keindahan dari hasil kelestarian alam yang terjaga dengan baik, dengan kearifan lokal dari warga desa Apuan, Bangli, Bali.









